Kamis, 26 Februari 2026
BerandaBeritaDua Dirjen PU Pemegang Anggaran Rp 46,78 Triliun Kompak Mundur
Dua Dirjen PU Pemegang Anggaran Rp 46,78 Triliun Kompak Mundur
politikpemerintahaninfrastrukturanggaran

Dua Dirjen PU Pemegang Anggaran Rp 46,78 Triliun Kompak Mundur

Dua Direktur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum yang mengelola anggaran total Rp 46,78 triliun mengundurkan diri secara bersamaan. Langkah ini menimbulkan pertanyaan besar.

24 Februari 202602:22
Share:

Pengunduran Diri Mengejutkan

Dua Direktur Jenderal di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) secara mengejutkan mengundurkan diri secara bersamaan. Yang membuat kasus ini semakin menarik perhatian publik adalah fakta bahwa keduanya merupakan pemegang anggaran total sebesar Rp 46,78 triliun.

Pengunduran diri ini terjadi di tengah berbagai proyek infrastruktur besar yang sedang berjalan, termasuk pembangunan jalan tol, bendungan, dan rehabilitasi jalan nasional.

Siapa Mereka?

Kedua pejabat tinggi ini selama ini dikenal sebagai sosok kunci dalam pengelolaan infrastruktur nasional:

  • Dirjen Bina Marga — bertanggung jawab atas pembangunan dan pemeliharaan jalan nasional
  • Dirjen Sumber Daya Air — mengelola proyek-proyek bendungan dan irigasi

Keduanya memiliki rekam jejak panjang di kementerian dan memegang posisi strategis dalam pelaksanaan proyek-proyek prioritas nasional.

Spekulasi Penyebab

Berbagai spekulasi muncul terkait penyebab pengunduran diri ini:

  1. Ketidaksetujuan kebijakan — dugaan adanya perbedaan pandangan dengan pimpinan baru
  2. Tekanan politik — rotasi pejabat di era pemerintahan baru
  3. Masalah anggaran — efisiensi anggaran yang berdampak pada program kerja
  4. Alasan personal — keinginan untuk mengabdi di sektor lain

Dampak terhadap Proyek Infrastruktur

Pengunduran diri ini berpotensi menimbulkan dampak signifikan:

Proyek yang Terancam Tertunda

  • Pembangunan jalan tol Trans Sumatera
  • Rehabilitasi jalan nasional di wilayah timur Indonesia
  • Proyek bendungan yang masih dalam tahap konstruksi
  • Program normalisasi sungai di berbagai daerah

Kekhawatiran Pelaku Industri

Kontraktor dan pelaku industri konstruksi menyatakan kekhawatiran bahwa pergantian pejabat di tengah jalan bisa mengganggu kontinuitas proyek dan memperlambat proses pencairan anggaran.

Respons Kementerian

Kementerian PU menyatakan bahwa proses transisi akan berjalan lancar dan tidak akan mengganggu pelaksanaan proyek-proyek yang sedang berjalan. Penunjukan pejabat pengganti akan segera dilakukan melalui mekanisme yang berlaku.

"Kami memastikan bahwa semua proyek infrastruktur tetap berjalan sesuai jadwal. Penunjukan pejabat baru akan segera dilakukan." — Juru Bicara Kementerian PU

Publik berharap pengganti kedua Dirjen tersebut memiliki kompetensi yang mumpuni untuk melanjutkan berbagai program pembangunan infrastruktur yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional.

#politik#pemerintahan#infrastruktur#anggaran
Share:
Anla Harpanda

Ditulis oleh

Anla Harpanda

Full Stack Web Developer & UI/UX Designer. Berpengalaman dalam Next.js, Express.js, Laravel, dan React.

Berita yang Mungkin Anda Suka