Ekonom: Emas Jadi Bantalan Utama di Tengah Ketidakpastian Global
Para ekonom menilai emas menjadi instrumen investasi terpenting di tengah ketidakpastian ekonomi global. Harga emas terus mencetak rekor baru sepanjang 2026.
Emas di Tengah Badai Ekonomi
Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh perang dagang, konflik geopolitik, dan inflasi yang masih tinggi di beberapa negara, para ekonom sepakat bahwa emas menjadi bantalan utama bagi investor untuk melindungi kekayaan mereka.
Harga emas terus mencetak rekor baru sepanjang 2026, menembus level $2.800 per troy ounce untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Faktor Pendorong Kenaikan Emas
1. Ketidakpastian Geopolitik
Konflik AS-Iran, perang dagang Trump, dan ketegangan di Timur Tengah mendorong investor beralih ke aset safe haven:
- Konflik AS-Iran meningkatkan risiko geopolitik
- Perang dagang memicu ketidakpastian pasar
- Situasi Palestina yang belum stabil
2. Kebijakan Bank Sentral
Bank-bank sentral dunia terus menambah cadangan emas:
| Bank Sentral | Pembelian 2025 | Target 2026 |
|---|---|---|
| China (PBoC) | 225 ton | 300 ton |
| India (RBI) | 78 ton | 100 ton |
| Turki | 65 ton | 80 ton |
| Indonesia (BI) | 32 ton | 45 ton |
3. Pelemahan Dolar AS
Dolar AS mengalami tekanan setelah keputusan MA membatalkan tarif Trump, mendorong investor beralih ke emas.
4. Inflasi Persisten
Meskipun bank sentral telah menaikkan suku bunga, inflasi di beberapa negara masih di atas target, membuat emas tetap menarik sebagai lindung nilai.
Prospek Emas 2026
Para analis memberikan proyeksi optimis:
- Goldman Sachs: $3.000 per ounce akhir 2026
- JP Morgan: $2.900 per ounce Q3 2026
- Bank of America: $3.100 per ounce 2027
- Citigroup: $2.850 per ounce mid-2026
Dampak bagi Investor Indonesia
Pilihan Investasi Emas di Indonesia
Investor Indonesia memiliki beberapa opsi:
- Emas Antam — logam mulia dari PT Antam yang bisa dibeli di berbagai outlet
- Tabungan emas — tersedia di Pegadaian dan beberapa bank
- ETF Emas — instrumen berbasis emas di Bursa Efek Indonesia
- Emas digital — melalui platform fintech seperti Tokopedia, Shopee
- Perhiasan — meskipun ada biaya pembuatan (making charge)
Tips Investasi Emas
"Investasi emas sebaiknya dilakukan secara bertahap (dollar cost averaging) untuk mengurangi risiko fluktuasi harga. Alokasikan 10-20 persen portofolio untuk emas." — Analis Investasi Senior
BRI Bukukan Laba Rp 57,13 Triliun
Di sisi korporasi, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) berhasil membukukan laba sebesar Rp 57,13 triliun sepanjang 2025, menunjukkan bahwa sektor perbankan Indonesia tetap tangguh di tengah ketidakpastian global.
Pegadaian juga mencatat laba melonjak 42,6 persen menjadi Rp 8,34 triliun, didorong oleh meningkatnya transaksi gadai emas seiring naiknya harga logam mulia.
Perkembangan pasar emas global akan terus menjadi perhatian investor di tahun 2026 ini, mengingat berbagai faktor risiko yang masih membayangi ekonomi dunia.

Ditulis oleh
Anla HarpandaFull Stack Web Developer & UI/UX Designer. Berpengalaman dalam Next.js, Express.js, Laravel, dan React.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493366/original/084930300_1770206254-1000001185.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5511551/original/045597200_1771912531-SPPG.jpeg)
